Pondok Pesantren Modern Al Kautsar

Melahirkan manusia Indonesia seutuhnya sebagai Khalifatullah, mengemban tugas dan amanat suci untuk menciptakan perdamaian di muka bumi ini, dan dilarang berbuat kerusakan, serta menjauhkan diri dari kemungkaran yang dilakukan oleh ulah tangan tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, atas dasar rasa bertanggung jawab dalam mewujudkan perdamaian dunia dan mencegah kemungkaran serta dalam kemungkaran, serta dalam rangka mewujudkan UU Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang  Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 ayat  1 yang berbunyi “Pendidikan adalah usaha sadar untuk mewujudkan  suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif  mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan negara”, Yayasan Askandariyah bertekad untuk mendirikan pesantren yang dikelola dengan manajemen modern dan berazaskan aqidah Ahlussunah wal jama’ah .

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, K. H. Nur Hamid Askandar mendirikan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Modern Al Kautsar di desa Tembokrejo kecamatan Muncar kabupaten Banyuwangi pada 1 Muharram 1411 Hijriyah. Pada tahun pertama, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Modern Al Kautsar berganti nama menjadi Pondok Pesantren Modern Al Kautsar karena kata “Pesantren” sudah mewakili kalimat Syalafiah Syafi’iyah yang sudah menjadi ciri khas pesantren yang didirikan oleh para tokoh nahdliyin yang memegang teguh aqidah ahlussunah wal jamaah dengan madzhab imam syafi’i.

Pondok Pesantren Modern Al Kautsar adalah suatu lembaga pendidikan islam yang beraqidah Ahlussunah wal jamaah yang mengembangkan tiga ranah

pendidikan, yaitu Tarbiyah Quwwatul Uluhiyah, Tarbiyah Quwwatul Akliyah dan Tarbiyah Quwwatul Jismiyah secara selaras, serasi dan berkesinambungan. Untuk Mencapai tiga ranah tersebut, Pondok Pesantren Modern Al Kautsar Menetapkan lima bait PancajiwaLima bait Pancajiwa yang menjadi tujuan, jati diri dan dasar aturan pendidikan Yaitu,

  1. Akhlakul Karimah
  2. Wawasan yang Luas
  3. Kualitas Ilmu yang memadai
  4. Disiplin yang tinggi
  5. Mandiri